Minggu, 01 Januari 2017

Upacara Adat Lepa Bura pada Masyarakat Lamaholot di Desa Sulengwaseng, Kecamatan Solor Selatan, Flores Timur oleh Benediktus Belang Niron

Penelitian ini merupakan suatu kajian terhadap kearifan lokal yang dimiliki oleh Masyarakat Etnik Lamaholot di Desa Sulengwaseng, Kecamatan Solor Barat, Kabupaten Flores Timur yang berjudul Upacara Adat Lepa Bura (UALB) yang dikaji dalam perspektif budaya. Permasalahan yang dimunculkan pada penelitian ini meliputi tiga aspek, yaitu aspek (1) bentuk, (2) fungsi, dan (3) makna UALB.

Penelitian ini merupakan salah satu upaya untuk mengkaji Kearifan-kearifan Lokal Masyarakat Desa Sulengwaseng sebagai suatu kekuatan budaya lokal untuk mempertahankan ataupun melestarikan Budaya Masyarakat Etnik Lamaholot yang ada di Desa Sulengwaseng secara aktif, selektif, dan adaptif. Dalam konteks ini, UALB mengandung kearifan lokal seperti media integrasi antar warga dengan warga, warga dengan lingkungan alam, warga dengan roh leluhur dan maha pencipta. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) teori Religi, (2) teori Konflik, (3) teori Fungsional Struktural, (4) teori Simbol.

Detailnya lihat di link berikut:
https://www.academia.edu/25805555/Upacara_Adat_Lepa_Bura_pada_Masyarakat_Lamaholot_di_Desa_Sulengwaseng_Kecamatan_Solor_Selatan_Flores_Timur

Anda punya penelitian yang belum dipublikasikan? Buruan sebelum penelitiannya didahului oleh orang lain, sebab pemikiran seseorang lebih sering memiliki ide yang sama, tetapi yang menang adalah yang pertama kali memublikasikannya, segera gabung di: https://www.facebook.com/groups/StudiKulturalIndonesia/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar